Senin, 10 Desember 2012

Fungsi Rumus Dalam Microsoft Excel


Fungsi Rumus Dalam Microsoft Excel



1. AVERAGE
Berfungsi untuk mencari nilai rata – rata dari sejumlah data numerik.
Syntax : AVERAGE (number1,numbe2,…)
Misalnya : =AVERAGE (35, 15)
Sel B2:B6 berisi data, masing – masing 15, 6, 8, 28, dan 8
=AVERAGE (B2:B6) = 13
2. COUNT
Berfungsi untuk menentukan berapa banyak data yang terdapat dalam range tertentu
(berapa banyak jumlah sel yang terisi data/sel yang tidak kosong).
Syntax : COUNT (value1,value2,…)
Misal : Pada sel C5 berisi “9”
Pada sel C6 berisi “4”
Pada sel C7 berisi “6”
=COUNT (C5:C7) = 3
3. MAX
Berfungsi untuk menentukan nilai tertinggi dari suatu deretan data.
Syntax : MAX (number1,numbe2,…)
Misal : Pada sel B2:B6 berisi data, masing – masing 15, 6, 8, 28, dan 8
=MAX (B2:B6) = 28
4. MIN
Berfungsi untuk menentukan nilai terendah/terkecil dari suatu deretan angka.
Syntax : MIN (number1,numbe2,…)
Misal : Pada sel B2:B6 berisi data, masing – masing 15, 6, 8, 28, dan 8
=MAX (B2:B6) = 6
5. ROUND
Berfungsi untuk membulatkan nilai numerik berdasarkan digit tertentu.
Syntax : ROUND (number,num_digits)
Misal : Pada sel B12 berisi data 5,678.12
=ROUND (B12,0) = 5,687.00
=ROUND (B12,-1) = 5,680.00
=ROUND (B12,1) = 5,678.10
=ROUND (B12,2) = 5,678.12
6. ROUNDUP
Berfungsi untuk membulatkan ke atas nilai numerik berdasarkan digit tertentu.
Syntax : ROUNDUP (number,num_digits)
Misal : Pada sel B12 berisi data 5,674.12
=ROUND (B12,0) = 5,674.00
=ROUND (B12,1) = 5,684.20
=ROUND (B12,2) = 5,674.12
=ROUND (B12,-1) = 5,680.00
=ROUND (B12,-2) = 5,700.00
7. ROUNDDOWN
Berfungsi untuk membulatkan ke bawah nilai numerik berdasarkan digit tertentu.
Syntax : ROUNDUP (number,num_digits)
Misal : Pada sel B12 berisi data 5,674.12
=ROUNDDOWN (B12,0) = 5,674.00
=ROUNDDOWN (B12,1) = 5,674.10
=ROUNDDOWN (B12,2) = 5,674.12
=ROUNDDOWN (B12,-1) = 5,670.00
=ROUNDDOWN (B12,-2) = 5,600.00
8. SUM
Berfungsi untuk menjumlahkan seluruh data numerik dari deretan angka.
Syntax : SUM (number1,numbe2,…)
Misal : =SUM (5,6) = 11
=SUM (“5”,2,TRUE) = 10
Dimana TRUE bernilai 1 dan “5” akan di rubah menjadi numerik.
9. INT
Berfungsi untuk pembulatan angka ke bawah dari suatu nilai interger.
Syntax : INT (number)
Misal : =INT (7.67) = 7
10. MOD
Berfungsi untuk memberikan nilai modulus pembagian dua bilangan (sisa pembagian dua
bilangan).
Syntax : MOD (number,division)
Misal : =MOD (6,5) = 1
=MOD (-5,4) = -1
=MOD (6,3) = 0
=MOD (7,3) = 1

B. Funsi Logika IF

Logika IF berfungsi untuk menentukan suatu kondisi yang menyatakan benar atau salah dari
suatu pertanyaan.
Syntax : IF (logical_test,value_if_true,velue_if_false)
Misal : Pengelompokan kelas tinju berdasarkan berat badan :
Berat badan di atas 70 kg : kelas Berat
Berat badan 61 – 70 kg : kelas Bantam
Berat badan 51 – 60 kg : kelas Ringan
Berat badan kurang dari 50 kg : kelas Bulu
=IF (BB>70,”Berat”,IF(BB>61,”Bantam”,IF(BB>51,”Ringan”,”Bulu”)))
Funsi IF mempunyai kelompok operator logika yaitu AND, OR, NOT :
AND(logical1,logical2,…) : semua syarat terpenuhi
OR(logical1,logical2,…) : salah satu syarat terpenuhi
NOT(logical1,logical2,…) : selain dari syarat tertentu
C. Fungsi Pembacaan Tabel
1. VLOOKUP
Fungsi ini digunakan untuk pembacaan tabel dari data yang disusun secara vertikal
(mencari data dari kolom kiri ke kolom kanan).
Syntax : VLOOKUP (lookup_value,tabel_arry,col_index_num,range_lookup)
Keterangan a. lookup_value : Menentukan kunci penyalinan data.
b. tabel_arry : Berisi range yang ada dalam tabel lookup.
c. col_index_lookup : bersis nomor ofsset kolom yang dimulai dari 1 untuk
kolom membuat kunci.
d. range_lookup : Berisi suatu kondisi logika TRUE dan FALSE.
2. HLOOKUP
Fungsi ini digunakan untuk pembacaan tabel dari data yang di susun secara
horizsntal.
Syntax : HLOOKUP (lookup_value,tabel_arry,col_index_num,range_lookup)
Keterangan a. lookup_value : Menentukan kunci penyalinan data.
b. tabel_arry : Berisi range yang ada dalam tabel lookup.
c. col_index_lookup : bersis nomor ofsset kolom yang dimulai dari 1 untuk
kolom membuat kunci.
d. range_lookup : Berisi suatu kondisi logika TRUE dan FALSE.
D. Fungsi Tanggal Dan Waktu
1. DATE
Berfungsi untuk menerjemahkan data tanggal menjadi sebuah nomor seri (serial
number).
Syntax : DATE (year,month,day)
Misal : =DATE (1992,9,20)
2. DAY
Berfungsi untuk mengambil data tanggal dari suatu data berjenis DATE (nomor seri
tertentu).
Syntax : DAY (Serial number)
Misal : =DAY (“20/9/92”) = 20
=DAY (“18-Juni-1992”) = 18
3. MONTH
Berfungsi untuk mengambil data bulan dari suatu data berjenis DATE (nomor seri
tertentu).
Syntax : MONT (Serial number)
Misal : =MONTH (“20/9/92”) = 9
=MONTH (“18-Jun-1992”) = 6
4. TODAY
Berfungsi untuk pengambilan data tanggal dari sistem (DOS)
Syntax : TODAY ()
5. WEEKDAY
Berfungsi untuk pengambilan urutan hari dalam seminggu.
Syntax : WEEKDAY (serial_number,return_type)
Keterangan : Return type terdiri dari tiga macam, yaitu :
 Hari 1 (Sunday) hingga 7 (Saturday).
 Hari 1 (Monday) hingga 7 (Sunday).
 Perhitungan dari 0 (Monday) hingga 6 (Sunday).
E. Fungsi Stering
1. FIND
Berfungsi untuk mencari posisi suatu text tertentu di dalam sekumpulan text.
Syntax : FIND (find_text,within_text,start_num)
Misal : =FIND (“g”,”untungadauang”,1) = 6
2. LEFT
Berfungsi untuk pengambilan karakter dari sebelah kiri dari sekumpulan karakter.
Syntax : LEFT (text,num_chars)
Misal : =LEFT (“iloveyou”,4) = ilov
3. LEN
Berfungsi untuk menghitung panjang karakter (jumlah karakter).
Syntax : LEN (text)
Missal : =LEN (“sebenarnyaakusukamakamu”) = 23
4. MID
Berfungsi untuk pengambilan beberapa karakter tertentu dari sekumpulan karakter pada
posisi tertentu.
Syntax : MID (text,num_chars)
Misal : =MID (“oaraetlabora”,3,3) = AET
5. RIGHT
Berfungsi untuk pengambilan beberapa karakter tertentu dari sebelah kanan.
Syntax : RIGHT (text,num_chars)
Misal : =RIGHT (“abracadabra”,4) = abra
6. VALUE
Berfungsi untuk merubah data karakter menjadi numerik.
Syntax : VALUE (text)
Missal : =VALUE (“Rp10,000”) = 10,000

1 komentar: